Selasa, 19 Mei 2015

Hujan

By Erna Nugraheni

Aku dibenci,
Setiap ku datang ku dibenci,
Saat ku mulai menunjukkan tanda,
Mereka mulai mengeluh

Ku jatuhkan diriku,
Untuk memelukmu,
Tapi kau melindungi dirimu dengan payung,

Aku sadar,
Mereka membenci ku,
Mereka lebih senang dengan saudaraku yang hangat,
Ketimbang diriku yang dingin,

Aku hanyalah setitik air,
Yang menunggu waktu untuk jatuh,

Aku tak akan datang lagi,
Pada musim kemarau,

Aku bingung oleh kalian,
Saat tiba musim hujan,
Kalian meminta musim kemarau,
Saat tiba musim kemarau,
Kau memintaku untuk datang,

Apa yang akan terjadi jika ku tak ada?
Bisakah kalian bayangkan?
Apakah kalian sudah sadar sekarang?
Jika belum. Aku takkan memaksa

Aku memang dibenci,
Karna aku Hujan...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar